This foto belong to AFSP Central Florida

Rabu, 17 November 2010

Mudahnya Ikhlas...

Dua hari ini banyak yang mengangkat tema Idul Adha yang nota bene membicarakan Qurban. Jika diamati, hampir semua media mengangkat hal ini termasuk siapa saja dari tokoh-tokoh masyarakat yang berqurban hari kemarin dan tak ketinggalan berita tentang berjubelnya masyarakat dari kalangan yang lain mengantri untuk mendapatkan jatah daging hewan qurban tersebut. Tak jarang drama insiden terjadi semakin menyakiti rasa keadilan ini, melihat kaum wanita dan anak-anak yang seharusnya terlindungi terinjak-injak orang di kerumunan pengantri jatah daging hewan qurban tersebut.


Salah satu moment yang sudah menjadi rutinitas tahunan, namun nampakya telah kehilangan banyak maknanya di benak dan hati orang-orang yang merayakannya. Walaupun tak dipungkiri, jika melihat kuantitas, semakin banyak orang yang melaksanakan ibadah yang satu ini. Dari kalangan pejabat negara dan orang-orang ternama lainnya yang memiliki harta berlimpah seakan berlomba-lomba menyerahkan hewan Qurban dengan harga yang tinggi dan kualitas hewan yang terbaik.


Hanya saja apakah semua ini adalah cermin dari keikhlasan seperti yang telah diteladankan oleh sang perintisnya yaitu sang kekasih Allah Nabi Ibrahim as. Jika jawabannya belum, tentu semua orang yang berqurban dapat memahami, namun adakah setiap orang yang berqurban juga mau dan bertekad untuk meneladani ? Inilah pertanyaannya. Dan jawaban dari semua ini tercermin dari kehidupan kita sendiri.

Jika dalam masyarakat yang masih diselimuti oleh kereligiusan ini masih berseliweran jiwa-jiwa yang korup, ini menjadi pertanda, bahwa keihlasan umat atas aktivitas berkehidupannya masih diragukan. Bagaimana dapat dikatakan ikhlas, jika walaupun dia bekerja di instansi yang mengatas namakan kepentingan masyarakat namun pada faktanya adalah tempat dirinya memperkaya diri sendiri dengan cara mencurangi hak-hak orang lailn.


Kasus-kasus korupsi bermula pada telah hilangnya ikhlas dalam dada setiap pelakunya. Dia telah menjadikan kepentingan diri dan keluarganya satu-satunya alasan beraktivitas. Maka demi kepentingannya sendiri, dia rela bekerja habis-habisan, berkorban waktu dan tenaga, berkorban kebersamaan dengan keluarganya (yang dijadikannya tujuan), berkorban karena telah mempertaruhkan kehormatan dan masa depannya jika ketahuan korupsi dan sebagainya.


Bagaimana bisa dikatakan berqurban jika sepanjang hidupnya mengabaikan nasib orang lain dalam harta yang diamanahkan kepadanya untuk dia nikmati sendiri. Bagaimana bisa dikatakan berqurban jika selama usianya tak perduli akibat perbuatannya atas kesengsaraan ribuan saudara sebangsanya gara-gara apa yang


Hati masih berharap banyak dengan fenomena ini, harus selalu ada rasa syukur mengiringi segala keironisan. Karena hakikat berqurban adalah keikhlasan. Ikhlas itu suatu keadaan dimana hati kita kosong dari segala sesuatu pada saat melakukan perbuatan yang baik, kecuali yang ada hanyalah Allah sebagai maksud dan tujuannya. Maka adakah kita telah menjadikan Allah sebagai sebab dan tujuan dari ibadah qurban ini, adalah hanya Tuhan sendiri yang tahu, sedangkan kita sesama manusia hanya dapat menilai dari yang tersurat dan tersirat


Berqurban aslinya adalah menyembelih sifat-sifat kebinatangan kita sendiri yang rakus, yang tak pernah puas dengan apa yang telah diberikan Tuhan sehingga bersedia untuk menyikut sana-sini demi kepuasan diri sendiri.


Bicara Qurban sesungguhnya bicara tentang keikhlasan, mempersembahkan yang terbaik yang kita miliki demi mengagungkan Tuhan semesta alam yang imbasnya adalah kebaikan untuk sesama makhlukNYA. Akan mudah sekali untuk merasakan ikhlas manakala kita telah berusaha memmbersihkan diri dari segala kepentingan *walau hanya sebuah nama baik.*

25 komentar:

annie mengatakan...

semoga qurban kali ini makin banyak dari kita yang mampu menyembelih sifat kebinatangan, dan merasakan keikhlasan. Aamiin ...

selamat berqurban, Teh Winny.

annie mengatakan...

nampaknya, link-ku belum terpasang, ya? hehe ...

Sukadi Brotoadmojo mengatakan...

Ikhlas itu mudah di ucapkan namun sulit di implementasikan Mbak...he.he
Semoga saja dengan Qurban kita bisa melatih diri untuk menjadi manusia yang ikhlas...amin
Trimakasih :)

Nashrullah mengatakan...

tulisan mbak kok menusuk banget ya..

salam kenal mbak, blogger anyar nih, pingin nimba ilmu ke blognya mbak...

Nashrullah mengatakan...

sekalian tukeran link ya mbak...

ajeng mengatakan...

Hanya Allah dan diri kita sendirilah yang tahu keikhlasan kita kan mbak..?

Inspirasi Kecilku mengatakan...

Ikhlas hanya dapat dicapai jika kita telah terbiasa untuk melakukannya.
Selain itu, niat yang kuat juga mampu memicu munculnya rasa ikhlas dalam hati kita. ;-)

Inspirasi Kecilku mengatakan...

Link blog ini telah terpasang pada menu blogroll di blogku. Silakan dicek.
Ditunggu ya mbak link baliknya? ;-)

windflowers mengatakan...

Keikhlasan sebagai kata kunci utk setiap aktivitas kita..maka tak akan pernah ada korupsi..:)

Prihatin jg melihat berjubelnya org2 yg mengantri daging kurban, dari thn ke thn..fenomena apa ini ya mba?

Langit mengatakan...

Ikhlas,..

semoga kita selalu bisa mengAmalkannya disetiap perilaku kita sehari2,

Memberi dan menerima seadanya,,,
dengan ikhlas semua terasa indah..

hm,,


salam, :)

wk mengatakan...

setiap diri kita musti belajar untuk ikhlas. Karena keihklasan merupakan bekal untuk menjadi bijaksana

WAPKoes mengatakan...

kopi-paste dengan 'wk' aja.

berpikir positif mengatakan...

Ikhlas ini lah paling susah diukur hanya Allah sendir yang tahu kadar keihlasan seseorang

chikal mengatakan...

ikhlas dan sabar adalah kata yang mudah diucapkan dan sulit dilakukan.... semoga kita smua bisa jadi kaum yang ikhlas dan sabar. Amiiin

Beauty Blog mengatakan...

jika ummat islam bisa ikhlas semua alangkah indahnya

Teguh Bayu mengatakan...

salam kenal ya kak

wasyoko mengatakan...

sesuatu yang diharapkan dari setiap insan yang berjiwa besar adalah sebuah keiklasan.salam kenal.

Andy A.Fairussalam mengatakan...

Assalamu'alaikum, blogwalking n follow blog kamu, follow back ya ke AndyOnline.Net ^_^

umiabie mengatakan...

ikhlas tidak bisa di ucapkan oleh lisan, yg mngetahui ikhlas hanyalah Allah..

Leadership Developmant Training mengatakan...

kunjungan sob ..
bagi" kalimat motivasi ya sob ..
sikap kita terhadap kehidupan ini menentukan sikap kehidupan ini terhadap kita.
kunjungan balik yaa ..:)

outbound training di malang mengatakan...

kunjungan gan.,.
bagi" motivasi.,.
Kegagalan tidak seharusnya membuat kita rapuh .,.
tapi justru itulah cambuk kita menuju kesuksesan.,.
di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

daun sirsak ace max mengatakan...

bagi saya ikhlas itu sulit

cara mengobati kelenjar tiroid mengatakan...

ikhlas dan sbar

www.muslimahonline.net mengatakan...

sangat bermanfaat sekali artikelnya :)

Koleksi Busana Muslim Murah Terbaru

Moudy mengatakan...

Salam kenal ya :)
saya juga setuju makna mendalam berqurban adalah keikhlasan, lagipula siapalah kita manusia, hidup kita juga sebuah anugerah dari Yang Di Atas, sepatutnya kitapun juga berqurban mengembalikan yang terbaik, mengucap syukur atas rejeki kita pada Yang DI Atas